Showing posts with label Movie News. Show all posts
Showing posts with label Movie News. Show all posts

Mayoritas komentarnya sama. Apa yang jadi Kagura nggak terlalu cantik tuh?

Poster resmi film live action GINTAMA sudah dipublikasikan di awal bulan Desember 2016 ini yang menampilkan tiga orang karakter utama dalam "mode" cosplay.

Mereka adalah Oguri Shun sebagai Gintoki Sakata, Masaki Suda sebagai Shinpachi Shimura, dan Kanna Hashimoto sebagai Kagura.
Foto pemeran live action Gintama

Dari ketiga karakter live action Gintama yang sudah dipublikasikan, karakter Kagura yang paling banyak menarik perhatian para penggemar Gintama di dunia maya.

Sebenarnya tidak ada yang buruk dengan penampilan Kagura. Namun justru karena itu Kanna Hashimoto mendapatkan banyak komentar dari para penggemar Gintama.

Mayoritas fans berkomentar bahwa Kanna Hashimoto terlalu cantik dan dewasa berperan sebagai Kagura.

Padahal dalam versi manga dan animenya Kagura diperlihatkan sebagai karakter yang kekanakan, tomboy, dan cuek dalam penampilan.

Haha, ini seperti komentar teman saya dulu waktu nonton Live Action Kenshin. "Yang jadi Kaoru terlalu cantik."

Terus, emangnya ada yang salah ya??? Haha...

Bagaimana menurut kalian.

Book of The Atlantic, Arc Kuroshitsuji yang paling dinanti menampilkan video promonya yang ke-2

Book of The Atlantic merupakan satu Arc dalam cerita Kuroshitsuji yang paling dinanti oleh semua fans.

Cerita yang diangkat dari Arc "Gōka Kyakusen" dalam manga Kuroshitsuji karya Yana Toboso ini tidak hadir dalam anime seri. Melainkan hanya OVA Spesial.
Book of The Atlantic Kuroshitsuji

Dalam Arc ini, Ciel dan Sebastian mendapatkan undangan untuk melakukan pelayaran perdana kapal super megah dan mewah, Campania.

Di dalam kapal tersebut ternyata tidak hanya berisi para bangsawan yang ingin berpesta.

Ada sebuah pertunjukan ilmiah khusus yang menjadi daya tarik utamanya.

Sebuah penemuan baru dunia kedokteran yang mampu menghidupkan orang yang sudah mati.

Awalnya rencana pembangkitan orang mati berjalan sesuai rencana. Namun setelah beberapa menit orang yang dihidupkan kembali tersebut mulai menjadi aneh.

Mereka mulai kehilangan otak mereka, bergerak seperti Zombie yang haus akan darah, dan menyerang siapa saja.

Masalah semakin gawat ketika ternyata tidak hanya ada satu atau dua mayat saja yang dihidupkan kembali di kapal tersebut.

Banyak sekali mayat hidup yang kemudian menyerang membabi buta ke seisi kapal.

Kepanikan melanda, dan membuat kapal mengalami kecelakaan hebat.

Hal yang paling dinanti dalam Arc ini adalah akan diungkapkannya jati diri Lizzy, tunangannya Ciel, yang sungguh tidak terduga.

Kalian juga pasti sangat penasaran dengan  Book of The Atlantic, bukan? Sama, kami juga.

Oleh karena itu berikut kami tampilkan video promo kedua Book of The Atlantic.

Kali ini videonya dari Dailymotion, karena yang di Youtube tidak bisa diakses di luar Jepang.



Kuroko No Basket The Movie rilis video teaser ke-2

Kuroko No Basket The Movie akan hadir dengan judul Kuroko No Basket Last Game.
Nash Gold Jr
Direncanakan anime movie yang diangkat dari manga sekuel, Kuroko no Basuke Extra Game, karya Tadaoshi Fujimaki ini akan mulai ditayangkan di Jepang pada musim semi tahun 2017.

Belum ada tanggal pasti perilisannya. Namun saat ini sudah mulai gencar dilakukan promosi di dunia maya.

Baru-baru ini Kuroko No Basket Last Game merilis video teaser kedua mereka yang memperlihatkan tampilan visual para Kiseki No Sedai mengenakan seragam Vorpal Swords + visual Nash Gold Jr. dan Jason Silver dari tim Jabberwock.
Jason Silver Jabberwock

Teaser yang hanya berdurasi 22 detik ini memang hanya menampilkan visual para karakter utama.

Namun dari apa yang ditampilkan, rasanya sudah cukup untuk membuat geregetan para fans yang sudah tidak sabar untuk melihat aksi-aksi memukau mereka lagi.

Kuroko No Basket Last Game mengangkat kisah saat Kuroko dan para member Kiseki No Sedai sudah naik ke kelas 2 SMA.
Kedatangan tim freestyle basket dari Amerika yang berjuluk Jabberwock membuat keributan dengan mempelonco tim anak kuliahan dari Jepang yang beranggotakan mantan senior tim basket SMA.

Tidak terima dengan perlakuan tim Jabberwock yang dinilai melecehkan basket Jepang, Kagetora-san mengumpulkan para Kiseki No Sedai + Kagami dan merencakan tanding ulang melawan Jabberwock.

Tadatoshi Fujimaki sendiri yang bertindak langsung sebagai chief supervisor pada proyek anime ini.

Sebagai sutradaranya ditunjuklah kembali Shunsuke Tada yang sudah sukses besar memproduksi animenya dari season 1 hingga 3.

Para staff yang dulunya mengerjakan proyek Anime Kuroko No Basket juga akan kembali menangani proyek ini. Termasuk para seiyuu-nya

Dan semoga Grandrodeo masih akan ditunjuk untuk mengisi soundtracknya. Amin... 

Koe No Katachi, Anime Movie yang bakalan bikin kalian baper berhari hari

Koe No Katachi merupakan salah satu anime movie paling disukai tahun 2016. Bukan anime action, bukan anime misteri, bukan pula anime komedi. Koe No Katachi merupakan anime school life romantis yang bikin baper.

Koe No Katachi, Anime Movie yang bakalan bikin kalian baper
Koe No Katachi jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti "bentuk dari suara." Manga karya Yoshitoki Oima ini bercerita tentang hubungan seorang pemuda dengan seorang gadis tunarungu mantan teman sekelasnya saat SD.

Ishida Shouya merupakan anak laki-laki yang sangat benci dengan hal-hal yang membosankan. Waktu kelas 6 SD seorang gadis tunarungu bernama Nishimiya Shouko pindah ke sekolahnya. Dimatanya gadis tersebut sangat membosankan, seperti alien dari planet asing, tidak bisa diajak bicara. Keadaan sekolah yang tadinya dianggap menyenangkan pun berubah total dimatanya.

Ishida yakin keberadaan apapun di dunia ini pasti ada gunanya. Namun apa gunanya Nishimiya di sekolahnya? Di matanya Nishimiya tak lebih dari seorang parasit yang membuat teman-teman sekelasnya terganggu karena setiap hari harus membantunya. Bahkan sampai-sampai guru mereka merencakan jam tambahan sepulang sekolah untuk belajar bahasa Isyarat agar bisa berkomunikasi dengan Nishimiya.

Ishida yang mudah merasa bosan pun mulai menjahili Nishimiya. Hingga akhirnya dia berpikir bahwa keberadaan Nishimiya di sekolahnya pastilah untuk membunuh rasa bosannya. Setiap hari Ishida selalu membully Nishimiya. Mulai dari berkata jahat di telinganya, membuang buku komunikasinya, menjegalnya, hingga merusak beberapa alat bantu dengar milik Nishimiya. Kejahilan Ishida semakin keterlaluan, hingga pada akhirnya Nishimiya pindah dari sekolah tersebut setelah berantem dengannya.

Kepindahan Nishimiya membuat kehidupan Ishida berubah total. Semua orang mulai menjauhinya. Tidak ada satu pun anak sekolah yang mau berteman dengan Ishida lagi. Bahkan dirinya justru menjadi korban bully mantan teman-teman dekatnya. Dia pun menarik diri dari kehidupan sosial, dan menghabiskan masa-masa sekolahnya hingga SMA sendirian tanpa teman.

Ishida mulai tersadar. Mungkin semua ini memang akibat ulahnya sendiri. Dia pun bertekad ingin menemukan Nishimiya dan mengembalikan masa-masa bahagia sekolahnya yang telah direnggutnya. Dia mulai rajin mengikuti kursus bahasa isyarat, dan terus berusaha mencari Nishimiya. Namun usahanya sama sekali tidak membuahkan hasil.

Saat menginjak masa SMA, Ishida membulatkan tekad untuk melakukan bunuh diri. Namun saat dia akan melakukannya, tanpa sengaja dia bertemu kembali dengan Nishimiya. Apa yang akan dilakukan Ishida untuk menebus dosa-dosanya terhadap Nishimiya? Mampukah dia melakukannya? Mungkinkah Nishimiya mau memaafkannya?
Anime Movie Koe No Katachi ini akan membuat kalian baper berhari-hari. Kami yakin itu, karena Koe No Katachi sudah menyabet berbagai penghargaan bergengsi di Jepang.

Pada tahun 2008, manga Koe No Katachi menyabet penghargaan "Best Rookie Manga." Manga ini juga dinominasikan di Manga Taishi ke-8. 

Pada tahun 2015, Koe No Katachi mendapatkan penghargaan dalam ajang Tezuka Osamu Cultural Prize sebagai "New Creator Price."

Pada bulan April 2016, manga ini juga dinominasikan sebagai "Best U.S. Edition of International Material-Asia award" dalam hajatan Eisner Award 2016.

Sederet penghargaan yang disabet oleh Koe No Katachi juga sejalan dengan penjualan Volume manganya. Volume pertamanya terjual 31.714 copy di minggu pertamanya. Menempatkannya pada posisi ke-19 Oricon chart. Volume ke-2 nya terjual 60.975 copy di minggu pertamanya, menempatkannya ke posisi 12 Oricon manga chart. Pada Maret 2014 tercatat sudah lebih dari 700 ribu copy yang terjual.

Tidak hanya bagus di mata pengamat manga, tetapi juga sangat diterima oleh pembacanya. Meski tanpa adegan action yang meledak ledak, tanpa misteri yang komplek, bumbu komedinya juga minim, bahkan tanpa menjual keimutan moe, Koe No Katachi mampu menjadi manga yang sangat populer.

Koe No Katachi Movie Anime sudah tayang di Jepang sejak 17 September 2016 kemaren. Kalau kalian mencari situs untuk nonton gratis Koe No Katachi Movie Anime, mungkin kalian belum bisa menemukannya dalam waktu dekat.

Untuk kalian yang suka dengan cerita semacam 5 cm per second, dan Anohana, sepertinya juga akan sangat menyukai Koe No Katachi. Trust me!!

Alur Cerita Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale

Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale rencananya baru akan ditayangkan 18 Februari 2017 mendatang di Jepang. Untuk memikat para penggemar Sword Art Online (SAO), Aniplex sebagai PH yang memproduksi animenya telah meluncurkan video trailernya di YouTube.
Alur Cerita Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale

Dari video Trailer Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale tersebut kita bisa sedikit menangkap situasi dan alur ceritanya. Ditambah dengan beberapa info yang berhasil kami dapatkan, kita pun bisa menyusun Sinopsis Alur Cerita Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale sebagai berikut:

Pada tahun 2026 sebuah teknologi game terbaru yang disebut Augma telah ditemukan. Berbeda dengan NerveGear dan Amusphere yang membuat penggunanya kehilangan kesadaran secara penuh ketika sudah memasuki dunia game, Augma menawarkan opsi lain. Para user masih akan tetap mendapatkan kesadarannya meski tengah bermain VRMMORPG. Hal tersebut bisa terjadi karena Augma menggunakan teknologi Augmented Reality.

Game paling populer yang menggunakan teknologi Augma tersebut adalah Ordinal Scale. Masih belum bisa move on dari game yang menggunakan teknologi full-dive system, Kirito sempat menolak ajakan Asuna dan kawan-kawan untuk ikut bermain Ordinal Scale. Meski pada akhirnya dia pun mencobanya.

Awalnya Ordinal Scale terlihat seperti game biasa yang tidak berbahaya. Hingga akhirnya Kirito dan kawan-kawan menemukan satu moster yang persis seperti Bos level 10 di Aincard yang dulu pernah mereka lawan dalam pertarungan hidup dan mati.

Menyadari keanehan tersebut Kirito dan kawan-kawan mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri dibalik game Ordinal Scale. Yang mereka takutkan pun benar-benar terjadi. Ada bahaya besar yang mengancam para pemain Ordinal Scale. 

Mampukah Kirito dan kawan-kawan kembali menyelamatkan para gamer yang terjabak dalam dunia game berbahaya? Sepertinya Sword Art Online The Movie: Ordinal Scale bisa menjadi salah satu film yang paling layak untuk dinanti di tahun 2017 nanti.

Kenal dengan Si Juki? Dia bakalan segera hadir di Bioskop loh!

Selama ini Si Juki cuma berseliweran di toko buku sebagai salah satu komik karya asli original anak bangsa. Setelah menyabet penghargaan di sana dan di sini, akhirnya kisah si Juki akan segera diangkat ke layar lebar dalam bentuk film animasi.
Si Juki The Movie 2017

Adalah Falcon Pictures yang telah bersedia menculik karakter koplak karya Faza Meonk ini dari toko buku untuk diedarkan di Bisokop-Bioskop kesayangan. Rencananya Si Juki akan mampir di Bioskop Indonesia pada tahun 2017 mendatang.

Sebelumnya, Si Juki juga sempat dibuatkan anime pendek melalui Kratoon Channel. Untuk saat ini Falcon Pictures sudah merilis teaser untuk Film Animasi Si Juki di YouTube. Video promo yang berdurasi 1 menit 22 detik tersebut menampilkan seluk beluk kehidupan Juki yang ajaib.

Dari video yang ditampilkan, Si Juki memang tidak dihadirkan dalam animasi 3 dimensi yang saat ini lagi getol diciptakan oleh negeri ini dan tetangga sebelah. Namun justru dibuat ala ala anime Jepang dengan gaya animasi 2D lebih sedikit. Meskipun demikian, cerita dan pengkarakterannya bener-bener Si Juki Banget.